• 30

    Sep

    PERISTIWA PATUNG NAGA DAN PERLUNYA PEMAHAMAN MULTIKULTURALISME

    Oleh Munawar M. Saad DALAM minggu ini Walikota Singkawang dan jajaran pemerintahannya dihadapkan pada persoalan penolakan pembangunan patung naga. Sebahagian masyarakat Kota Singkawang dari FPI, FPM dan Aliansi LSM Perintis pada tanggal 5 Desember 2008 turun ke jalan memprotes pembangunan patung naga di jalan Kempol Machmud-Niaga Kota Singkawang. Alasan penolakan karena pembangunan patung naga bukan untuk kepentingan umum, namun hanya untuk kepentingan etnis tertentu.Kasus penolakan pembangunan patung naga di Kota Singkawang tersebut tidak boleh kita anggap sepele dan bahkan ada kecenderungan untuk menyederhanakan persoalan. Akan tetapi patut kiranya kita cari akar persoalannya. Mengapa warga tidak setuju terhadap simbol-simbol yang bernuansa etnis. Apakah peristiwa tersebut pertanda adan
  • 30

    Sep

    Asal Usul dan Arti Nama Bengkayang

    Bagi masyarakat Kalimantan Barat, Bengkayang merupakan kata yang sering didengar bahkan sering diucapkan, karena Bengkayang telah ada sejak zaman Kesultanan Sambas dan zaman Pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu, Bengkayang merupakan salah satu Kabupaten di propinsi Kalimantan Barat ini, yang dibentuk pada tahun 1999. Akan tetapi sampai saat ini belum jelas asal usul dan arti nama Bengkayang. Mengapa daerah ini dinamakan Bengkayang? Oleh karena itu sub-bab ini menjadi sangat penting untuk menemukan asal kata dan arti Bengkayang. Dengan demikian, maka Bengkayang dapat dipahami secara etimologis sebagai dasar filosofi bagi pembangunan Kabupaten Bengkayang. Asal usul dan arti nama Bengkayang masih dalam proses pencarian. Bengkayang bagi sebagian orang merupakan perkataan yang jarang dideng
  • 30

    Sep

    Sejarah Pembentukan Wilayah Kabupaten Bengkayang

    Dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 10 tahun 1999 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Bengkayang, secara resmi mulai tanggal 20 April 1999, Kabupaten Bengkayang terpisah dari Kabupaten Sambas. Selanjutnya pada tanggal 27 April 1999, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah mengangkat Pejabat Bupati Bengkayang pertama yang dijabat oleh Drs. Jacobus Luna. Pada waktu itu wilayah Kabupaten Bengkayang ini meliputi 10 (sepuluh) kecamatan. Bupati dan Wakil Bupati waktu itu dipimpin oleh Drs. Jacobus Luna dan Drs. Moses Ahie dengan masa pimpinan periode 2000 2005. Selanjutnya dengan adanya pemilihan Kepala Daerah secara langsung pada tahun 2005, terpilih kembali Drs. Jacobus Luna dan Suryadman Gidot, S.Pd sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang untuk periode 2005 2010. Keberadaan Undang-Un
  • 30

    Sep

    Sejarah Bengkayang

    Kata Bengkayang dalam Bahasa Cina: La La yang berarti jauh, awalnya Bengkayang merupakan sebuah desa bagian wilayah Sambas, desa Bengkayang merupakan tempat singgah pada pedagang dan penambang emas. Bengkayang pada masa penjajahan Belanda merupakan bagian dari wilayah Afdeling Van Singkawang, di mana pada waktu itu pembagian wilayah Afdeling administrasi yang daerah hukumnya meliputi: * Onder Afdeling Singkawang, Bengkayang, Pemangkat, dan Sambas (daerah Kesultanan Sambas). * Daerah Kerajaan / Penembahan Mempawah. * Daerah Kerajaan Pontianak yang sebagian daerahnya adalah Mandor. Setelah Perang Dunia II berakhir, daerah tersebut dibagi menjadi daerah otonom Kabupaten Sambas yang beribu kota di Singkawang. Kabupaten Sambas ini membawahi 4 (empat) kawedanan, yakni: * Kawedanan Singkawang
  • 30

    Sep

    Wilayah Administrasi

    Berdasarkan * Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 6 Tahun 2004, tentang Perubahan Desa menjadi Kelurahan di Kabupaten Bengkayang, * Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 7 Tahun 2006, tentang Pemekaran Kecamatan Sungai Raya dimekarkan menjadi Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, * Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 8 Tahun 2006, tentang Pemekaran Kecamatan Sanggau Ledo menjadi Kecamatan Tujuh Belas, dan * Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 12 Tahun 2006, pemekaran Kecamatan Samalantan menjadi Kecamatan Lembah Bawang di Kabupaten Bengkayang, sesuai dengan ketentuan tersebut di atas terdapat 2 (dua) kelurahan dan 17 (tujuh belas) kecamatan, yakni: 1. Bengkayang (meliputi : Kelurahan Bumi Emas dan Kelurahan Sebalo) 2. Capkala 3. Jagoi Babang 4. Ledo 5. Lembah Ba
  • 30

    Sep

    Kabupaten Bengkayang

    Kabupaten Bengkayang adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten terletak di Bengkayang, dan Kantor Bupati di Jalan Guna Baru Trans Rangkang, Bengkayang, 79282. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sambas, yang karena adanya UU Otonomi Daerah dimekarkan menjadi 3 daerah otonom yang terpisah, yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kota Singkawang. Terletak di bagian utara Kalimantan Barat, Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Bengkayang memiliki tanah yang subur dengan kontur yang beragam, sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian daerah ini. Apalagi dengan relief yang beragam, dari pegunungan hingga daerah pesisir pantai, menjadikan Bengkayang kaya akan keanekaragaman sumber daya ala
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post